Tanya Jawab : Gempa @ Jogja-Jateng 27 Mei 2006

Berikut ada tanya-jawab terkait Gempa 27 Mei 2006 di Jogja-Jateng yang saya baca di mailinglist ikapakci@yahoogroups.com. Tanya jawab ini dilakukan oleh : IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) DIY/Jateng, LSM Harindjing Lestari AMC (Adventures & Mountain Climbers) Malang – Jakarta, PERHIMAGI – Yogyakarta.

1. APA PENYEBAB GEMPA 27 MEI 2006 ?

a. Gerakan Blok Sesar / Patahan yang dipicu oleh zona penunjaman LEMPENG TEKTONIK Di Laut Selatan Yogyakarta,lokasi sumber gempa 37 KM Di Selatan kota Yogyakarta pada kedalaman 33 km.

b. Getaran/gelombang gempa akibat Patahan merambat kesegala arah, yang ke Yogyakarta ketika mengenai PATAHAN OPAK yang memanjang dari Kretek sampai Prambanan menyebabkan bencana yang lebih besar karena batuan yang pernah patah dimasa lalu masih bersifat labil.

c. Dampak Bencana Pasti Lebih Besar Di KIRI-KANAN Zona Sesar Opak yaitu daerah : KRETEK, BAMBANG LIPURO, JETIS, IMOGIRI, PIYUNGAN, BERBAH, KALASAN, PRAMBANAN, kemudian merambat ke Sesar Jiwo sehingga daerah yang parah di Klaten adalah kecamatan : WEDI , GANTIWARNO, BAYAT dan CAWAS .

2. MENGAPA DI YOGYAKARTA ?

a. Posisi Yogyakarta dan Seluruh Pantai Selatan Jawa adalah Pertemuan LEMPENG INDO-AUSTRALIA dengan EURASIA, Jadi termasuk DAERAH RAWAN GEMPA.

b. Dari Ujung Kulon Jawa Barat Sampai Banyuwangi, Kabupaten-Kabupaten yang berada di bagian Selatan Pulau Jawa termasuk DAERAH RAWAN GEMPA .

c. Tahun 2004-2005 Di ACEH, NIAS, MAUMERE.

d. Tahun 2006 Giliran YOGYAKARTA , PADANG, MAUMERE.

e. Untuk daerah SULAWESI, MALUKU, IRIAN, tumbukan LEMPENG TEKTONIK terjadi antara LEMPENG PASIFIK dengan EURASIA dan INDO-AUSTRALIA.

3. KAPAN TERJADI GEMPA ?

a. Bila BLOK BATUAN yang satu menekan BLOK BATUAN LAIN lalu timbul tegangan, kalau batas elastisitas batuan dilampaui terjadi PATAHAN BATUAN, GETARAN akibat PATAHAN itulah yang disebut GEMPA.

b. Kelas GEMPA :

< 5 skala Richter : Kecil

– 5 – 6.4 skala Richter : Sedang

– > 6.4 skala Richter : Besar

– > 7.4 skala Richter : Sangat Besar

c. GEMPA dapat dimonitor oleh alat SEISMOGRAF, dll. Monitoring awal kecendrungan GEMPA butuh waktu 1 menit, kepastian analisa selanjutnya butuh waktu 1 menit. Setelah itu dalam waktu ½ menit terjadi GEMPA.

JADI : BELUM CUKUP WAKTU UNTUK PERINGATAN DINI PADA MASYARAKAT, SUDAH TERJADI GEMPA.

4. SIAPA YANG DAPAT MERAMAL GEMPA ?

a. TIDAK SEORANGPUN DAPAT MERAMALKAN HARI APA DAN JAM BERAPA AKAN TERJADI GEMPA.

b. ILMU SEISMOLOGI & GEOLOGI DI JEPANG Sangat HEBAT tapi sampai sekarang belum mampu MERAMALKAN GEMPA.

c. Pernyataan dari PARANORMAL, METAFISIKA, DUKUN, dan "Orang Pinter" TIDAK PERNAH TERBUKTI KEBENARANNYA !!!

d. GEMPA adalah Wilayah Ilmu Pengetahuan & Teknologi bukan haknya seorang PARANORMAL bicara gempa, JANGAN DIPERCAYA!!

5. APAKAH AKAN TERJADI GEMPA YANG LEBIH BESAR DI YOGYAKARTA ?

a. Di sekitar Yogyakarta dalam radius 100 Km TIDAK AKAN TERJADI LAGI GEMPA SUSULAN YANG LEBIH BESAR.

b. Tegangan utama Penyebab GEMPA 27 Mei mempunyai energi / tenaga yang terbesar, sisa tenaga pada LEMPENG TEKTONIK sekarang energinya lebih kecil, jadi GEMPA SUSULAN tetap akan terjadi dalam 1 – 1 ½ bulan ke depan tapi kekuatannya Lebih Kecil (

6. DIMANA POTENSI TERJADI GEMPA SETELAH YOGYAKARTA ?

a. Di Sebelah Barat Yogyakarta yang berpotensi terjadi GEMPA adalah di Sebelah Selatan KRAKATAU.

b. Di Sebelah Timur Yogyakarta yang berpotensi terjadi GEMPA adalah di Selatan Selat BALI.

c. Tetapi kapan terjadi GEMPA di daerah tersebut tidak seorangpun tahu secara persis.!!

7. APAKAH GEMPA 27 MEI BISA SEBABKAN G.MERAPI MELETUS ?

a. BISA YA, BISA TIDAK.

b. Jika aktivitas pembentukan kubah lava & guguran lava meningkat dalam 10 hari berarti ada pengaruh GEMPA terhadap Meletusnya MERAPI Monitoring BPPTK (Volkanologi) YOGYAKARTA

c. Jika aktivitas pembentukan kubah lava & guguran lava menurun dalam 10 hari berarti MERAPI tidak MELETUS dalam waktu dekat, sebab MAGMA mengisi retakan / rongga yang diciptakan GEMPA 27 MEI.

8. KAPAN RANGKAIAN GEMPA DI YOGYAKARTA SELESAI?

a. Pembanding : GEMPA ACEH yang berskala 7,9 Richter baru selesai GEMPA SUSULANNYA setelah 2-3 bulan.

b. GEMPA YOGYAKARTA berskala 5.9 Richter diperkirakan GEMPA SUSULANNYA selesai dalam waktu 1-1 ½ bulan.

9. HARUS BAGAIMANA DENGAN GEMPA SUSULAN?

a. Tetap tenang dan waspada, kemungkinan terjadinya GEMPA SUSULAN masih ada tapi LEBIH KECIL.

b. Jangan berteduh di tembok retak / rumah yang retak, karena dengan GEMPA yang lebih kecil rumah tersebut bisa runtuh.

c. Jangan membangun rumah permanen dalam waktu 2 bulan setelah 27 MEI, karena akan sia-sia.

10. APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA TERJADI GEMPA ?

UNTUK DAERAH DI LUAR YOGYAKARTA – JATENG YANG BERPOTENSI GEMPA

a. Untuk rumah lantai 1 : ukur jarak posisi anda dari pintu luar berapa meter, jika

b. Untuk rumah lantai 1 : jika jarak posisi anda dari pintu luar > 12m maka penyelamatan diri dilakukan dengan cara :

– Berlindung di bawah Dipan, Meja Makan, Meja Tulis kuat.

– Berlindung di bawah Kusen Pintu pegang kusen & Handel pintu.

c. Untuk rumah 2 lantai atau lebih : jika tidak ada tangga darurat samping gedung, maka penyelamatan diri dengan cara berlindung di bawah : Dipan, Meja Makan, Meja Tulis kuat. Tidak ada gunanya turun berlari ke tangga dan lantai 1, karena waktu untuk lari > 5 menit,runtuhan sudah terjadi.

d. Untuk pengendara mobil : untuk kecepatan > 60 km/jam segera kurangi kecepatan, cari jalan yang aman, yang jauh dari gedung tinggi lalu berhenti.

Untuk kecepatan

e. Untuk yang diluar rumah : jangan sekali-kali untuk masuk kedalam rumah untuk menolong, kecuali terlihat orang di dekat pintu, karena menyebabkan korban semakin banyak.

11. APA BENAR ADA TSUNAMI SETELAH GEMPA?

a. Tidak benar, karena GEMPA YOGYAKARTA beda dengan GEMPA ACEH.

b. GEMPA ACEH di ikuti SUSUT LAUT, 20 – 30 menit kemudian GELOMBANG TSUNAMI MENYERANG ACEH.

c. GEMPA YOGYAKARTA tidak disertai dengan SUSUT LAUT, jadi tidak akan ada TSUNAMI baik oleh GEMPA 27 MEI ataupun GEMPA SUSULAN.

12. APA SYARAT TERJADINYA TSUNAMI ?

a. Ada GEMPA BESAR dengan skala > 6.5 Richter.

b. Ada "PATAHAN NAIK" sebagai Pemicu Susut Laut.

c. Ada pantai yang landai garis pantainya.

13. DAERAH YOGYAKARTA MANA YANG BISA TERKENA TSUNAMI ?

a. Topografi Yogyakarta miring ke arah selatan, jika terjadi Tsunami maka radius 3 km dari garis pantai bisa terkena Tsunami.

b. Kota Bantul yang berjarak 14 km dari garis pantai dengan elevasi > 50 m dpl saja tidak terkena tsunami,apalagi Yogyakarta.

Yogyakarta berelevasi 110 m dpl, jarak 25 km jelas tak mungkin.

c. Yang mungkin terkena Tsunami :

– Jika GEMPA 6.5 – 7.0 Richter maka radius 1 km dari garis pantai pasti terkena Tsunami seperti : Parang Tritis, Samas, Glagah, Congot.

– Jika GEMPA seperti ACEH 8.9 Richter maka radius 5 km dari garis pantai terkena Tsunami seperti : Temon, Wates, Srandakan, Bambang Lipuro, Kretek.

14. KAPAN GEMPA BESAR YOGYAKARTA TERULANG LAGI ?

a. KECIL SEKALI kemungkinan terjadinya GEMPA BESAR sampai 50 tahun mendatang.

b. TIDAK BENAR PERNYATAAN PARANORMAL yang katakan Akan Terjadi Gempa Yang Sangat Besar apalagi Lebih Besar dan di Yogyakarta siklus GEMPA Yogyakarta 50 – 100 tahun.

c. Siklus Gempa Besar Yogyakarta faktanya adalah ;:

– 1867 : 372 rumah hancur, 5 orang mati.

– 1943 : 2.800 rumah hancur, 213 orang mati, 2096 luka.

– 2006 : > 100.000 rumah hancur, > 7800 mati, > 20.000 luka. (data tanggal 1 juni 2006 jam 21.00)

d. KEMUNGKINAN TERJADINYA GEMPA BESAR LAGI DI YOGYAKARTA ADALAH di atas 50 tahun lagi.

15. BAGAIMANA CARA MENGINGAT GEMPA ANTAR GENERASI ?

a. Buat catatan keluarga & foto tentang gempa 27 Mei 2006 wariskan kepada anak – cucu.

b. Biasakan mendongeng gempa pada anak kecil dan dilanjutkan turun – temurun.

c. Sosialisasikan cara penyelamatan gempa tiap tahun meskipun tidak terjadi gempa, sehingga ketika terjadi gempa akan mampu menyelamatkan diri dengan cepat & taktis.

MASYARAKAT LUAS HARAP TENANG !! JANGAN PERCAYA PADA ISU – ISU YANG TIDAK JELAS

BAGI YANG BERADA DILOKASI GEMPA TETAP WASPADA SELALU

Email kiriman Purwaningsih Setiandari semoga dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi korban gempa atau warga Jogja-Klaten khususnya dan warga Indonesia pada umumnya dalam menghadapi musibah ini dan pertimbangan untuk bangkit kembali.

3 Responses

  1. yang bener yang mana sih ??
    sekarang apa yang di lakukan bmg slama ini ??

  2. bmg selama pasti telah melakukan tugas mereka ya walau dengan alat/infrastruktur yang mereka miliki saat ini.

  3. saya mau tanya,daerah yg banyak & paling rawan gempa diyogja itu daerah mana aja ya???? tolong saya diberitukan & apakah akan terjadi gempa lagi?? makasih sebelomnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: